Thursday, July 16, 2009
middle internship

hehe.. bener ga tuh nulisnya..?

Btw, malam ini tiba-tiba nggak bisa tidur. Padahal tadi sore aku baru berangkat dari kota Dumai menuju Duri untuk melanjutkan Kerja Praktik (KP)-ku di sana. Kenapa baru berangkat hari Rabu? Harusnya aku berada di Dumai hanya pas weekend saja, tapi minggu ini beda. Penyelia KP-ku kebetulan ada kerjaan di Dumai hari Senin sampai Rabu, jadilah aku take home untuk 3 hari tersebut. Lumayan :). Tadi sore aku duduk di depan kantor Transport Dumai untuk menunggu bis yang akan membawaku ke Duri. Sembari menunggu, aku mengambil pensil dan buku tulis. Ku coret coret buku tulis dengan pseudocode. Pseudocode?? Tsahh.. gayak betul, hehe. Yah, kerjaan KP-ku memang belum selesai, bahkan sedang di tahap inti, jadi aku tak mau membuang waktu percuma. Sedang asik asiknya menulis, datanglah seseorang. Oh, ternyata si Penyelia KP! Beliau juga baru akan pulang ke Duri sore itu. Kebetulan sekali.... aku pun berdiskusi dan melaporkan perkembangan kerjaanku selama take home.

Oh ya, sedikit tentang penyelia KP-ku yang baik.

Adalah Mas Ady. Pegawai yang belum genap setahun bekerja di Chevron, perusahaan tempat KP-ku. Sebelumnya beliau sempat bekerja di India setelah lulus kuliah. Hmm, hebat ya. Beliau sangat cerdas, ramah, cukup terbuka dan sangat sangat low profile. Bersyukur sekali aku bisa dibimbing oleh beliau. Calon bapak ini juga sangat penyabar, murah senyum dan selalu mengeluarkan kata kata optimis yang membuatku yakin akan mampu menyelesaikan KP-ku dengan baik. Terima kasih Mas, semoga Rahmat Allah selalu menyertai Mas ady, istri, dan keluarga. Ntar kalo aku nikah InsyaAllah aku undang ke Dumai deh.. (hehe, kagak nyambung)

Kembali ke 'middle internship' yang masih terdengar aneh bagiku, hehe..
Tidak terasa sudah setengah jalan aku menjalani KP di Chevron. Alhamdulillah, sejauh ini terasa begitu menyenangkan dan menantang. Aku juga berkenalan dengan banyak orang yang baik hati di sini :). Walaupun..., ada satu kerugian besar yang baru aku sadari hari ini selama aku KP di Duri. Aku baru sadar kalau di kamar untukku selama menjalani KP ADA WIRELESS NETWORK! itu artinya aku bisa INTERNET GRATIS 24 jam di sini!! huwaa... baru nyadarnya malah sekarang -_-', ini terjadi karena setelah seharian di kantor selama ini aku merasa kecapean dan tidak berniat bermain laptop di malam hari, huhuhu.. tapi tak apalah masih ada 2 minggu, hehe..

Dua minggu kedepan aku harus merampungkan kodinganku dan menyelesaikan laporan KP untuk pihak Chevron juga untuk Pak SBY alias Pak Satrio Baskoro Yudhoatmojo di kampus, semoga berjalan lancar dan sukses :)

Wah, sudah jam 2:09 dini hari waktu laptopku. Cukup segini dulu. Walau masih ada banyak sekali hal yang ingin aku tulis di sini. Kapan kapan deh.
Wassalamu'alaikum..

~ lanjut ngodiiiiiiiiiiiiiiing... o_o

Posted at 02:05 am by hazlinda
Make a comment  

Thursday, February 26, 2009
baru sadar

beberapa hari ini sedikit sedih
tapi..
tadi ada kabar yang bahagia dari sini,,
dan papa yang mengetahui kabar itu langsung menelpon

beliau sangat sumringah
suaranya begitu bahagia..

dan mendengar itu..
sedihku hilang sama sekali!

kok bisa..

baru sadar..
ternyata yang membuat aku bahagia di dunia ini adalah melihat kebahagiaan orang tuaku..

aku ingin maju
aku ingin berubah
aku ingin lebih baik
aku ingin melihat dunia

tapi yang paling ku ingin
aku mau selalu buat mereka bahagia
aku mau senantiasa melihat mereka tersenyum

tak kan kubiarkan mereka bersedih
tak kan kubiarkan mereka kecewa
karena aku sayang mereka
sangat..

pa..ma..
bimbinglah kami anak-anakmu
untuk terus mengejar akhirat

karena aku pun baru sadar
kalau papa mama begitu mendambakan
keluarga kita akan terus bersama hingga ke syurga

semoga.. Smile

Posted at 04:53 pm by hazlinda
Comments (2)  

Saturday, February 07, 2009
Untukmu Tersayang (ayah dan bunda)

-------------------------------------------------
[AMAR]

untukmu yang tersayang

bermain di fikiran
apakah masih ada ruang
untuk bersama..

padamu ayah bunda
permata hati bersinar
doa yang ku damba untukmu
tanda cintaku...tanda kasihku...

lihatlah diriku ini
hasil titik peluhmu mendidik
hingga ku genggam bintang di langit
indah terang bercahaya

anak soleh idaman insan bertaqwa
kan terkota akhirnya
gerbang bahgia setia menanti
tanda keikhlasan hati ini

pengorbananmu menggunung tinggi
kasih sayang mu bima sakti
tiada cara untukku atasi
mulianya dirimu di sisi Yang Esa
kau permata hatiku
ayah dan bunda
------------------------------------------------------

Terima kasih untuk lagu ini.. sangat mewakilkan aku dalam menyatakan perasaan cinta pada kedua orang tuaku..

Posted at 06:00 am by hazlinda
Make a comment  

Tuesday, February 03, 2009
Mengingatkan diri..

Takdir hidup tak ada yang perlu disesali

Karena setiap kejadian memiliki banyak arti

Hanya manusia sering tak mau mengerti

Kenapa hidupnya sekarang jadi begini

 

Kalaulah kita mau merenung

Dalam suka duka hidup penuh sandung

Banyak sekali hikmah yang terkandung

Semua telah dipersiapkan oleh Yang Maha Agung

 

Merasa hidup penuh desakan

Kala itulah ujian sabar dihadapkan

Apakah jiwa akan tetap ikhlas karena Tuhan

Atau malah jadi hamba yang melawan..?

 

Istiqomah meluruskan niat tidaklah mudah

Godaan syaitan selalu datang tak pernah punah

Tapi usaha kita itulah yang akan menjadi nilai tambah

Bagi catatan amal baik yang penuh berkah

 

Semoga ikhlas selalu mengiringi

Semoga lelah tak dirasa sampai ke hati

Karena yakin akan janji Ilahi

Untuk kebahagiaan di kampung akhirat nanti


Posted at 06:02 am by hazlinda
Make a comment  

Wednesday, January 28, 2009
Aku akan rajin seperti mama.. janji.

Liburanku di Dumai untuk Januari ini sudah selesai. Aku kembali ke Depok dengan perasaan yang campur aduk. Tidak biasanya aku menangis di dalam pesawat saat take-off.. untungnya aku duduk di bangku pojok, jadi aku bisa menyembunyikan tangisanku dengan menghadapkan mukaku ke jendela. Saat itu aku melihat bandara Pinang Kampai Dumai yang semakin mengecil, dan hamparan kota Dumai yang sederhana.. semakin jauh.. rumahku, keluargaku.. semuanya..

Sebulan ini aku menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta. Selalu bersama. Ke Malaysia, ke Pekanbaru, ke Bangkinang, aku selalu ikut bersama mereka. Sebulan bersama ayah ibu membuat aku benar-benar kembali ke masa kecil, apalagi ada bang azwan juga. Yang paling aku suka adalah saat makan bersama di meja bundar. Kami selalu makan bersama di meja itu, dan anggota keluarga yang ada harus hadir saat itu, kalau belum lengkap, biasanya si bungsu vivi yang akan teriak memanggil. “Kak Lindaa…!! Baaang wawaaan…!! Makan yuuuuk!!” begitu kira-kira. Saat makan di meja bundar, maka saatnya kami bercerita saling curhat, saling menasehati, bercanda satu sama lain.. jadi, tidak ada istilahnya makan belakangan.. atau makan di kamar.. tidak, semua kami harus ikut makan bersama. Dan aku tahu, disitulah justru kehangatan keluarga sangat aku rasakan. Saat kami semua bisa saling melihat wajah anggota keluarga satu sama lain, saat kami bisa saling memperhatikan tiap anggota keluarga.. si vivi yang makannya kadang banyak kadang sedikit, bang azwan yang makannya paling banyak, dll..

Hal lain yang membuat aku selalu kangen rumah adalah mama, wanita yang paling aku cintai di dunia ini. Aku selalu belajar dari mama. Keikhlasan beliau membahagiakan suami dan anak-anaknya selalu membuat aku terpana. Aku takjub dengan kekuatan mama, kesabaran mama, kelembutan mama… rasanya belum pernah aku temui orang yang sehebat mama dalam hidupku.. berlebihan..? bagiku tidak. Mama itu rajin sekali bekerja, apapun  yang bisa ia lakukan untuk membahagiakan keluarga ini, maka akan ia lakukan. Saat di dapur sama mama, beliau selalu memberiku wejangan dengan sangat baik. Yah, wejangan kehidupan. Beliau yang sudah mengecap asam garam kehidupan ini dengan ikhlas mengingatkan aku agar selalu ikhlas dengan apapun cobaan hidup, hadapi semuanya dengan sabar dan sholat. Mohon pada Allah.. itu saja. Aku banyak tahu tentang cerita mama. Susah senangnya kehidupan mama. Semua beliau ceritakan untuk aku ambil pelajaran berharga darinya. Sungguh.. dalam sekali rasa syukurku karena dianugerahkan seorang ibu seperti mama. Mama yang sangat sabar menghadapi anak-anaknya, yang tidak pernah lelah membahagiakan kami dengan masakannya, kue-kuenya, bahkan dengan pakaian jahitannya sendiri! Nasehat darinya selalu terdengar ikhlas, tidak seperti menggurui, tapi hanya ingin melihat kami menjadi lebih baik kedepannya. Pernah aku bertannya sama mama, “Mama.. mama kok nggak capek ya.. udahan ya ma, mama istirahat aja dulu, besok kita sambung lagi bikin kuenya ya..”. tapi mama bilang, “Nggak apa-apa kok lin, mama belum capek, lagian karna kita mau bikin banyak kue hari ini, mama tadi udah minum vitamin kok, hehe..”. Aku hanya bisa diam. Rajin sekali mamaku ini, penuh semangat.. malu rasanya jika aku bandingkan dengan diriku. Jauh sekali.

Ma… sungguh, ingin rasanya aku menjadi anak yang rajin seperti mama. Rajin belajar, rajin berbuat baik, rajin membahagiakan orang lain.. karena itulah yang aku lihat dari mama. Di Mata mama hanya beningnya ikhlas yang aku lihat, dari kata-kata mama hanya ketulusan yang aku dengar, dari sikap mama hanya kasih sayang yang aku rasakan.. pernah aku iseng nyeletuk sama mama, “Ma, ntar kalo linda udah berkeluarga juga, linda bisa jadi kayak mama nggak ya..? suami dan anak-anak linda bisa sebahagia papa dan kami semua nggak ya..??” spontan mama tertawa dan tersenyum melihatku. “Ya, bisa lah sayang… makanya harus belajar dari sekarang..”. Haha.. malu sekali aku waktu itu. Memang tidak ada yang instant, aku harus pertahankan tekadku dan belajar dari sekarang. Hapus kata malas dari kehidupanku. Jangan biarkan ia datang walau satu detik! Huh..! aku benci malas. Ma.. aku sudah tidak tahu lagi bagaimana berterima kasih padamu. Dan ya Allah.. rasanya makin bertambah rasa malu ini pada Mu.

Mama.. aku akan rajin seperti mama.. janji. InsyaAllah..

Posted at 05:08 pm by hazlinda
Make a comment  

Friday, January 09, 2009
Nostalgia Rumah Sakit...

Happy Holidays…

Lama aku tinggalkan blog ini, kangen juga. Setelah ujian dan melakukan banyak hal di depok, aku pulang ke Dumai, kota tercinta. Alhamdulillah aku bisa (kembali) menikmati liburanku di sini, walau sebenarnya masih banyak yang harus aku lakukan di Depok, hehe.. maafkan aku teman-teman, bukannya aku ingin segera ‘kabur’ dan meniggalkan tugas-tugas, tapi ayahku menyuruh untuk segera pulang, dan semuanya sudah diatur sedemikian hingga aku balik ke Dumai tanggal 26 Desember kemarin. Dan aku muliai menikmati liburan….

Tapi, beberapa hari ini tiba-tiba sakit menyerang. Ya, tiba-tiba saja, entah kenapa. Kepala pusing, badan lemas, perut mual, mata panas,, haaa… kenapa liburan gini aku malah sakit..? padahal sudah ada rencana liburan keluarga januari ini.. Semua ditunda gara-gara aku sakit. Hiks hiks..

Hampir dua hari kondisiku makin parah, akhirnya aku dibawa ke rumah sakit. Oh ya, karena aku lagi di Dumai, pastinya aku dibawa ke rumah sakit itu.. rumah sakit yang menjadi fasilitas dari tempat ayahku bekerja, di situ semua riwayat kesehatanku mulai dari lahir hingga sekarang tercatat dengan rapi. Di rumah sakit itu juga aku pernah diopname sampai 3 kali waktu SD. Waktu kelas 3 diopname karena demam tinggi, kelas 4 karena gejala demam berdarah, dan kelas 5 karena gejala campak. Hehe, rajin amat yak.. kesannya aku penyakitan banget waktu kecil ^^. Begitulah.. disuntik, diinfus, kompres, dll pernah aku alami di rumah sakit itu. Sampai-sampai  dokter, perawat dan petugas rumah sakitnya kenal sama aku (hehe.. keseringan main di rumah sakit ya lin?), saking dekatnya, aku memanggil sebutan ‘tante’ pada perawat-perawat di sana. Letak rumah sakit itu cukup jauh dari rumahku, sekitar 15 menit naik mobil tanpa macet sama sekali. Namanya daerah Bukit Jin. Orang-orang sering menyebutnya Rumah Sakit Bukit Jin, padahal sebenarnya Rumah Sakit ******* Dumai (hehe, tak perlu lah aku sebutkan). Bukit Jin itu hanya nama kok.. berkaitan dengan cerita rakyat Purti Tujuh dari Dumai, jadi bukan karena apa-apa, so jangan takut ya kalau mau ke Bukit Jin Dumai, hehe.. SMA-ku juga ada di sana, bahkan Nidji, Gita Gutawa, Glen Fredly, dan Anima juga pernah konser disana (haha, gak jelas).

Lanjut.. Jadi semenjak kuliah sudah lama sekali aku tidak berobat di sana. Ternyata inilah saatnya.. aku kembali lagi, hehe.. dan,, wow! sudah banyak berubah rupanya. Ada renovasi di sana sini. Yang tidak berubah itu justru dokter dan perawat-perawatnya. Ada dokter Endang, tante Marsiti, tante Edwina, om Syafri, tante Wati, dll semua masih bekerja di rumah sakit itu. Saat aku dan ayahku memasuki rumah sakit..

Tante Marsiti (perawat): (lagi berdiri di depan tempat pendaftaran dan melihat kami) hee… kamu dek, sakit apaa…

Aku: (masih ngerasa pusing, lemes, dan mual) aku sakit perut nih tante..

Tante Marsiti: wah.. kamu udah gede sekarang  ya.. kok masih bisa sakit perut..

Aku: (gubrak -_-‘) iyaa.. ternyata masih bisa..

Tante Marsiti: (ngerasa puas godain aku yang lagi sakit) heheeehe… iya-iya.. tunggu sebentar ya.. dokter mau ada rapat dulu, nggak lama kok.. kamu duduk dulu ya.

Aku: Ok..

 

Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya ibu dokter keluar dari ruangan yang aku tahu sebagai ruang rapat para petugas rumah sakit.

Dokter Endang: lhoo.. kamu kenapa deek…

Aku: Aku sakit perut nih dok..

Dokter Endang: hoo.. ayuk-ayuk, kita masuk ke ruangan saya..

Di dalam aku diperiksa sama ibu dokter yang sudah lama aku kenal. Ada tante Edwina juga yang menemani. Dari periksa kondisi lambung, tekanan darah, ditanyai umur.. udah sakit sejak kapan.. macam-macam deh. Aku seperti mengulang kejadianku berobat waktu kecil. Sama sekali nggak berubah, hanya saja aku sudah besar sekarang, hehe.. lalu suhu badanku juga diukur, tapi di ruangan lain. Waktu menunggu thermometer berbunyi, tante Edwina dan tante Marsiti ada di tempat itu. Aku yang sedang berbaring sambil mengepit thermometer sempat mengantuk karena memang masih lemas. Ternyata si tante malah ngajakin ngobrol..

Tante Marsiti: Hazlinda..Hazlinda.. kamu Linda yang dulu pernah dapat boneka itu kan..?

Aku: (mengingat-ingat) i..iya tante..

Tante Marsiti: nggak kerasa ya, kamu dah gede aja sekarang.. kok cepet banget kamu gedenya..

Aku: (-_-‘)… hehe.. ya iyalah tante..

Tante Edwina: (ngomong sama tante Marsiti) Iya juga ya, tadi aku tanya umurnya udah 20 aja..

Hmmm… ya Allah, si tante masih ingat aja aku zaman dulu, hehe..  aku ingat dulu waktu ada lomba 17-an tahun 90an di Bukit Jin itu aku pernah ikut lomba dan dapat hadiah boneka. Waktu itu memang ada tante Marsiti, kalau tidak salah beliau jadi panitia untuk lomba anak SD kelas 1-3. Ah, aku jadi terharu..

Setelah itu aku mendapatkan resep obat dan memberinya ke Pak haji yang biasa ngurusin obat-obatan di sana. Wah, banyak juga obatnya.. ok deh, aku akan minum obat-obat itu, mudah-mudahan Allah memberikan kesembuhan padaku segera. Sebelum pulang, tante Edwina juga bilang aku harus balik ke rumah sakit dua hari lagi kalau sakitku tidak berkurang.

Begitulah nostalgiaku di rumah sakit yang menjadi saksi bisu riwayat kesehatanku sedari kecil. Rumah sakit itu tergolong kecil, rancangannya minimalis. Tapi Alhamdulillah layanannya sangat baik dan aku nyaman kalau berobat di sana. Petugas di sana juga tidak banyak. Makanya aku bisa cepat kenal dengan orang-orang di sana.. Ah.. lama aku tinggalkan kota ini, ternyata orang-orangnya masih sama.. sangat menyenangkan! Hehe.. Oh ya, saat aku menulis ini, Alhamdulillah kesehatanku sudah baik. Aku diberi perawatan terbaik di rumah oleh mama tercinta, sampai dibuatin nasi bubur segala ditambah sup ayam, hmm…

Alhamdulillah… Terima Kasih ya Allah, banyak sekali hikmah dari sakitku kemarin, yang aku tak sanggup menuliskan semuanya di sini..

Posted at 04:24 pm by hazlinda
Comments (4)  

Sunday, November 16, 2008
November-ku sayang..

Huaaa..!!

harus kukatakan untuk kesekian kalinya: "Selamat datang minggu yang sibuk"..
beneran dah, November kali ini bener-bener pada numpuk kegiatan. Tugas, quiz, acara-acara, semua pengen diadain di bulan ini. Huffh.. November kan bulanku.. harusnya aku bisa lebih bersenang-senang, hehe..

Tugas bilang: "ya dong, gw kan memang harus eksis setiap bulannya"
Quiz bilang: "Lin, bulan depan kan dah mo UAS, jadi kamu hadapin aku dulu ya"
Acara-acara bilang: "akhir tahun, akhir kepengurusan, memang momennya acara, jadi nikmatin aja yah!"

.....Hurmph

ok..ok..
aku berusaha nikmatin semuanya.
minggu ini bakal ada 2 quiz dan 1 deadline tugas yang ketiganya berada pada hari kamis. Di sisi lain, alhamdulillah sabtu kemarin diumumkan bahwa aku, nurul dan mila berhasil masuk finalis dalam kompetisi the Sims Journalism, dan kami ditugaskan membuat buletin dalam waktu satu minggu! Sekarang aku harus mulai membuat layoutnya, selasa rencana mau wawancara buat artikel utama, komik juga musti dibuat, trus sabtunya kami harus siap presentasi.... Semua persiapan dilaksanakan dalam minggu ini, ya.. dalam minggu yang juga dihinggapi quiz dan deadline tugas..

Stres juga sih, tapi mau bagaimana lagi, aku harus cepat bergerak!

untuk menghilangkan stres, tadi sore aku sedikit bermain-main dengan foto yang ada di laptop, trus ketemu link yang seru dan aku pun bereksperimen, hehe..
kali ini aku memilih foto papa.. (lagi kangen soalnya..)..
ini salah satu hasilnya, judulnya "kalau papa jadi orang terkenal", hehe..apaan seh.



Hmm.. papa, aku ingin terus melihat senyum itu...
karena itu aku berusaha memberikan yang terbaik di sini..
kalau lagi stres, lagi down, biasanya aku langsung teringat senyum kedua orang tuaku, yang jauh di seberang pulau, yang menaruh harapan besar untukku, dan yang selalu mendoakan aku..
setelah itu... aku bisa langsung menangis! ... cengeng betul...

hehe, ya udah deh.. aku dah semangat nih! thanks ya blog.. Smile

Buat siapapun yang kebetulan membaca tulisan ini,
selamat belajar ya.. apapun itu, jika kita mau, setiap detik kita bisa belajar dan mendapatkan banyak ilmu bermanfaat di sekitar kita..

Semangaaaaat...!!! Big Smile

~ harus semangat dong, kan bulan November, hehe..

Posted at 09:58 pm by hazlinda
Comments (3)  

Wednesday, November 12, 2008
aku ingin mengerti..

"kalaulah kita paham betul bahwa setiap manusia di dunia ini memiliki kesalahan, pasti kita nggak akan kaget kalau ada orang yang selama ini bersikap baik tiba-tiba melakukan hal yang diluar dugaan …"

Kira-kira begitulah kalimat yang pernah diucapkan oleh seorang ukhti yang aku sayangi. Benar memang, setiap kita pasti pernah melakukan kesalahan kepada orang lain, dan pernah merasa "dibuat salah" oleh orang lain. Aku memang bukan seseorang yang selalu bisa serta merta menerima kesalahan orang lain, yang memiliki kesabaran besar dalam setiap detik hidup, walaupun aku sering diingatkan bahwa kesabaran itu tidak berbatas. Dalam kuliah, berorganisasi, bermasyarakat, semuanya mengajarkan aku bagaimana berinteraksi dengan orang lain. Dalam organisasi misalnya, aku berhadapan dengan orang-orang yang memiliki komitmen dan ingin mencapai tujuan yang sama. Namun dalam perjalanan, seringkali komitmen itu memudar bahkan hilang, tak terkecuali pada diriku. Saat aku mulai belajar arti komitmen, saat entah kenapa diri ini menjadi bersemangat melakukan sesuatu, namun tiba-tiba ada ganjalan hati karena yang lain malah tidak mengerjakan apa-apa…

"kenapa dia tidak ikut membantu..? padahal kan biasanya dia yang mengingatkan aku.. kenapa sekarang dia malah  "pergi"..? kenapa aku yang harus mengerjakan ini semua..?"

Astagfirullah..!! keikhlasan sedang dipertanyakan rupanya.. harusnya tidak ada terbersit pemikiran yang seperti itu, kalau mau melakukan suatu kebaikan ya lakukan saja! Tidak usah memikirkan apapun atau siapapun!! Luruskan niat hanya kepada Allah.. hiks..hiks..

Dulu aku suka shock dengan kejadian-kejadian yang diluar dugaan. Teman yang biasa baik tiba-tiba bersikap kasar, yang biasanya penyabar tiba-tiba menjadi seorang yang sangat egois, dan satu hal lagi baru-baru ini, yang biasanya sangat bijaksana (bahkan aku kagumi) ternyata bisa melakukan hal yang sama sekali dosa dan merugikan banyak pihak! Ya Rahman.. aku mencoba belajar untuk menerima sesuatu yang tidak bisa diterima oleh pikiranku, aku mencoba memberikan apa yang bisa aku berikan untuk orang-orang terdekat yang aku sayangi.. keluarga, sahabat, teman-teman, guru, semuanya! Aku tahu mereka semua (dan juga aku) adalah manusia yang bisa berbuat kesalahan kapan saja, aku tahu mereka juga memiliki masalah dalam lika-liku hidup mereka, namun untuk apa Allah menciptakan ukhuwah..untuk apa kasih sayang itu ada.. untuk apa ada perasaan dalam jiwa.. untuk apa…?

"hidup ini memang kejam.. jangan lemah dong, harus kuat! Nggak ada orang yang bisa dipercaya di dunia ini.."

Mungkin sekilas curahan hati ini menggambarkan seseorang yang lemah, yang cengeng, atau mungkin cemen! Aku berpikir dan brtanya-tanya dalam hati, kenapa ya sekarang ini kata-kata indah penuh kasih sayang itu jarang terucap sesama teman..? misalnya kalau seseorang mengatakan ini kepada temannya: "fulan, terima kasih ya.. sebagai teman, aku mencintaimu karena Allah..", terus temannya jawab: "halah,, biasa aja kali.. jangan gitu-gitu amat deh.."… kata-kata santun menjadi tabu diucapkan, malu mengatakannya! 

Fiuhh.. begitu banyak yang aku belum pelajari dari kehidupan ini, memahami orang lain, berusaha menjadi yang terbaik, keikhlasan, mau menerima dan mengerti perbuatan orang, mau memaafkan, menyenangkan orang-orang tersayang.. semuanya…

Sudah dulu ah, aku mau belajar.. dan belajar… universitas kehidupan memang tak pernah mati memberikan ilmu bagi siapa yang mau belajar,, karena itu janji Allah.. dan aku percaya..

Seperti kata papa,, "lin.. anggap kuliah itu sebagai jihad ya nak.."

Baiklah pa, aku mengerti kalimat itu.. aku merasakan harapan yang besar dari kata-kata papa.. semoga aku bisa menjalani semua ini,,

Setiap fase hidupnya,  seseorang pasti memiliki masalah.. dan yakinlah bahwa ada hikmah dari setiap masalah itu, pasti..

Posted at 09:39 am by hazlinda
Comment (1)  

Tuesday, October 28, 2008
atmosfer UTS..

-- istirahat sebentar, dan menulis apa yang aku rasakan hari ini.. --

Hari ini kulalui sudah dua UTS yang cukup mendebarkan.. dari jam 8-10 ujian KM (Knowledge Management), lanjut lagi jam 10-12 ujian SC (Sistem Cerdas).. 4 jam ujiaaaan... cukup melelahkan rasanya, lelah pikiran karena harus segera mengganti mindset otak dari KM menjadi SC, juga tangan yang cukup pegal karena menulis jawaban yang panjang di kertas jawaban.. hehe..

Seperti tadi pagi, biasanya sebelum ujian aku telpon mama.. minta doa restu, sembari melepas rindu mendengarkan suara ikhlasnya yang mendoakan aku.. biasanya habis nelpon aku seperti mendapatkan semangat yang luar biasa untuk menghadapi ujian.. Terima kasih ma.. sungguh, aku mencintaimu..

nggak cuma mama, abang kandungku pun ikut memberi semangat! hehe.. kemarin beliau beliin aku chunky bar sama silver queen almond.. bikin tambah mood belajar! thanks bro! semoga proyeknya sukses ya.. =)

Baru dua UTS... masih ada lagi tentunya, lusa ada, Jumat juga ada, minggu depan pun masih ada..

ayo lin smangaaaaaat..!! rasakan atmosfer UTS dengan persiapan yang oke, semoga Allah memudahkan segala urusan kita..

--kembali bersemangat, dan mulai belajar lagi untuk UTS berikutnya--

Wassalam.. selamat belajar.. ^_^


Posted at 08:47 pm by hazlinda
Make a comment  

Wednesday, October 22, 2008
S-I-B-U-K...

Rabbi.. Ya Rahman..
minggu ini benar-benar membuat aku ngerasa jadi orang paling sibuk sedunia! padahal banyak di luar sana orang yang jauh lebih sibuk dan lebih keras perjuangannya daripada aku.. hehe, makanya sesekali maen ke tempat orang-orang hebat dung Lin, lihat betapa cerdasnya mereka mengelola waktu yang 24 jam sehari namun menghasilkan banyak hal yang bermanfaat bagi banyak orang!

hmm, setelah senin deadline, selasa deadline, dan rabu deadline tugas-tugas kuliah.. UTS pun mulai bermunculan di minggu depan, kepalaku mulai terasa berat.. harusnya aku tidak menjadikan semua ini sebagai beban, toh bukan aku sendiri yang merasakannya, teman-teman seperjuangan juga. Tapi diri ini belum siap untuk ujiaaaaan.. aku merasa semester ini adalah semester yang menuntutku untuk lebih giat belajar sendiri! sedangkan aku belum melebihkan waktu untuk belajarku selama ini, ada saja hal lain yang harus atau yang ingin aku lakukan sebelum mulai belajar..

waduu.. tidak bisa dibiarkan!
ingat..ingat.. ini amanah dari papa dan mama
aku dipercayakan menuntut ilmu di sini dengan membawa sejuta harapan dari mereka
orang tuaku meridhoi aku tinggal di sini untuk menjadi yang lebih baik

Kesibukan yang datang seharusnya disyukuri selama kesibukan itu membuat kita lupa akan hal-hal yang tidak berguna, akan hal-hal yang sia-sia, dan yang dapat menimbulkan dosa... Saat menjalani kesibukan tentu tidak selalunya lancar, bahkan mungkin lebih seringnya tersendat-sendat :p, yah.. berbaik sangka saja kepada Allah.. semua yang terbaik sudah diperhitungkanNya untuk kita.. aku percaya itu, dan aku sangat percaya padaMu ya Allah..

Terkadang dengan kesulitan dalam kesibukan Allah menyampaikan rasa kangenNya.. ingin melihat kita kembali memohon padaNya, kembali curhat padaNya.. menjadikan Allah sebagai sahabat terbaik, cinta tertinggi dan pemberi ketenangan sejati..

Oke lah, aku pikir kesibukan di kuliah sangat-sangat wajar, karena hal itu sudah menjadi kodrat seorang mahasiswa. Di sini aku mulai menghadapi berbagai macam ujian yang sangat berbeda dari SMA, SMP, apalagi SD.. Ujian kuliah, ujian kehidupan sebagai seorang yang kuliah.. semua beda rasanya. Kata Bu Kasiyah, ujian yang kami hadapi di masa kuliah jauh lebih mudah dari ujian sebenarnya pasca kampus nanti.. benar Bu,, terima kasih atas kata-kata ibu yang memang tidak bisa aku lupakan.. :)

So, jom kita belajaaar!! yeah..! \^o^/


Posted at 09:48 pm by hazlinda
Make a comment  

Next Page


hazlinda
Depok

<< September 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed